disini aku dibesarkan

disini aku dibesarkan
disini aku di didik

Jumat, 10 Februari 2017

BAB III
3.2.      Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Kegiatan Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Manba’ul Ulum yang dapat dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1.             KHITOBAH
Khitobah menurut Harun nasution adalah ceramah atau pidato yang mengandung penjelasan-penjelasan tentang suatu atau beberapa masalah yang disampaikan seseorang dihadapan sekelompok orang atau khalayak. Dengan demikian, khitobah dapat diartikan sebagai upaya sosialisasi nilai-nilai islam melalui media lisan baik yang terkait langsung dengan pelaksanaan iabadah mahdhoh, maupun yang tidak terkait dengan pelaksanaan ibadah mahdhoh.
Adapun kegiatan khitobah pondok pesantren manba’ul ulum dilaksanakan setiap bulan sekali dengan menggunakan sisitem perlombaan, dan yang menjadi juara umum dalam akhir tahun 2015/2016  adalah sebagai berikut :
JADWAL KEGIATAN KHITOBAH
KHITOBAH
HARI
TANGGAL
WAKTU
PELAKSANA
JUM'AT
28 Agustus 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
25 September 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
23 Oktober 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
20 November 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 Desember 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
29 Januari 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
26 Februari 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
25 Maret 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
22 April 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
30 Agustus 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
27 September 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
25 Oktober 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
22 November 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
20 Desember 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
31 Januari 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
28 Februari 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
MINGGU
27 Maret 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI


PETUGAS YANG DILAKSANAKAN
Muazin                 :
MC                       :
Sholawat              :
Sahril qur’an         :
Inti 1                    :
Inti 2                    :
Inti 3                    :
Do’a /penutup      :


Gayau Sakti, 28 Agustus 2015
Panitia Pelaksana                                Sekretaris


AHMAD SUPENDI                                     M. MUIZZHUDDIN







2.             MUHAFADHOH
Metode Muhafadhoh adalah suatu cara dimana seorang guru menyuruh murid agar berusaha meresapkan ilmu kedalam pikiran agar selalu ingat, Mukhafadhoh atau menghafal berarti menanamkan asosiasi dalam jiwa.
Adapun metode muhafadhoh yang dilaksanakan dipesantren ini adalah mengenai hafalan nadhoman dari beberapa kitab yang diajarkan pada setiap kelas masing masing, dan untuk mempermudah atau menambah semangat para santri untuk menghafal nadhoman, maka osmadim membuat sebuah perlombaan nadhoman perkelas untuk merebutkan juara umum dala periode 2015/2016.
Jadwal kegiatan muhafadhoh periode 2015/2016 sebagai berikut :
MUHAFADHOH
HARI
TANGGAL
WAKTU
PELAKSANA
JUM'AT
21 Agustus 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 September 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
16 Oktober 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
13 November 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
11 Desember 2015
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
22 Januari 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
19 Februari 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 Maret 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI
JUM'AT
15 April 2016
20.15 - 22.00
SELURUH SANTRI


Gayau Sakti, 28 Agustus 2015
Panitia Pelaksana                                Sekretaris


AHMAD MUHLISIN                       M. MUIZZHUDDIN





SUMBER DANA DALAM KEGIATAN MUHAFADHOH
MUHAFADHOH
Pemasukan
no
jenis
satuan
jumlah
total
1
Santri
 Rp       5.000
220
 Rp                        1.100.000
2
osmadim
 Rp   133.000
20
 Rp                        2.660.000
3



 Rp                                         -




 Rp                        3.760.000
Pengeluaran
no
jenis
Satuan
jumlah
total
1
piala Umum
 Rp      90.000
12
 Rp                        1.080.000
2
Piala Kaca
 Rp   700.000
3
 Rp                        2.100.000
3
Piagam
 Rp      10.000
6
 Rp                              60.000
4
Snack
 Rp   200.000
1
 Rp                            200.000
5
dekorasi
 Rp   150.000
1
 Rp                            150.000
6
lain-lain
 Rp   170.000
1
 Rp                            170.000
7



 Rp                        3.760.000


Gayau Sakti, 21 Agustus 2015
                                    Bendahara


                                                            KHOLIFATUL MARDIYAH












3.             AL-BARZANJI
Sejarah singkat al-barzanji
Al-Barzanji asalnya adalah nama orang yang mengarang kitab prosa dan puisi tentang Nabi Muhammad SAW. Kitab itu sesungguhnya lebih merupakan karya sastra ketimbang karya sejarah, karena lebih menonjolkan aspek keindahan bahasa (sastra). Kitab ini ada dua macam, yang satu disusun dalam bentuk prosa dan lainnya dalam bentuk puisi. Isinya sama-sama menceritakan riwayat hidup nabi Muhammad SAW terutama peristiwa kelahirannya. Prosa dan puisi tentang riwayat Rasulullah SAW ini sering dibacakan dalam banyak munasabah (momentum) seperti maulid nabi bahkan dalam perayaan kelahiran bayi umumnya. Tentu saja kegiatan seperti ini tidak ada perintahnya dari Rasulullah SAW, bahkan juga tidak dari para shahabat dan generasi sesudahnya. Karena ketika beliau masih hidup, prosa dan puisi ini belum lagi disusun oleh Al-barzanji.
Kitab karangan Ja’far Al-Barzanj dikenal mulai dari Maroko di belahan bumi sebelah barat hingga Papua di belahan bumi sebelah timur. Sebagai karya yang menceritakan tokoh terbesar dalam Islam, yakni Nabi Muhammad, boleh dikatakan pertunjukan pembacaan karya Ja’far Al-Barzanj ini tidak boleh dipandang sebagai pertunjukan biasa. Bahkan, pembacaan kitab Al-barzanji merupakan tradisi yang acap kali bahkan pasti dilakukan di bulan kelahiran Nabi Muhammad, yaitu Bulan Maulud menurut penanggalan Hijriah.
Sebagai pertunjukan yang didasarkan pada riwayat kehidupan Nabi, tentunya pertunjukan barzanji banyak mengandung nilai-nilai keagamaan. Pada mulanya, kitab karya Ja’far Al-Barzanj khusus dikarang dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad. Peringatan itu sendiri, waktu kitab tersebut ditulis, belum menjadi tradisi Islam. Baru pada tahun 1207 M, Muzaffar ad-Din di Mosul, Irak, merayakannya dan tradisi ini kemudian menyebar ke berbagai daerah termasuk hingga ke Riau.
Kitab Barzanji terdiri dari dua bagian besar, yaitu natsar dan nadhom. Natsar berupa prosa liris yang menceritakan kehidupan Nabi maupun silsilah beliau. Bagian ini terdiri dari 19 sub. Sedangkan nadhom berbentuk puisi yang ditulis dalam bentuk bait-bait. Nadhom terdiri dari 205 untaian syair. Bagian ini menyatu ke dalam 16 sub bagian.
Seperti halnya penulisan syair, Ja’far Al-Barzanj juga menggunakan berbagai idiom dan metafor sebagai ungkapan kecintaan dan kekagumannya pada Nabi Muhammad. Misalnya gambaran Ja’far Al-Barzanj mengenai Nabi Muhammad yang seperti bulan, matahari, dan ungkapan cahaya di atas cahaya pada bagian nadhom.
Pembacaan kitab Al-Barzanji merupakan bentuk bukti kecintaan penganut agama Islam terhadap Nabi Muhammad. Syair dan hikayat yang tertulis dalam kitab tersebut memaparkan nilai-nilai yang baik yang dapat meningkatkan kadar religiusitas seseorang. Selain itu, masyarakat juga dapat mengambil hikmah dari kehidupan Nabi Muhammad seperti yang dibacakan dalam kitab tersebut.
Sultan Salahudin al Ayyubi yang meresmikan Syair Barzanji untuk memacu semangat tentara Muslim dalam perang salib. Seorang gubernur dynasty Fahtimiyah di Palestina, Salahudin Al Ayyubi , yang memohon kepada dinasti Abbasiyah , dynasti Islam di tanah Bangsa Arya (Arab , Turki ,Eropa Timur dan Asia Tengah, Iran) , dan pelayan dua kota suci Mecca dan Madinah, untuk menyebarkan luaskan syair Iqa Al Jawahir pada jamaah haji yang datang dari seluruh penjuru dunia. Maka mulai saat itu peringatan Maulud Nabi dengan pembacaan Iqa al Jawahir dimulai yang kemudian di kenal dengan Barzanji.
Begitu dahsyatnya pengaruh Barzanji ini pada Salahudin al Ayyubi, sehingga beliau menggunakan syair ini untuk memompa semangat rakyatnya dalam perang salib.
Begitu hebatnya pengaruh Barzanji dalam zaman modern  sehingga Ulama Besar Banten  Nawawi, menulis khusus tentang Syarah ( analisis ) tentang Barzanji.  Tulisan ini seperti  tafsir Al Qur’an telah  menjadi rujukan di Universitas Al Azhar dan universitas lainnya. Demikian juga penyair dan dramawan besar  Burung Merak Indonesia , W.S. Rendra, terpesona oleh keindahan Barzanji , sehingga mementaskan   drama tari Barzanji  yang sangat terkenal tahun 70 an.
Begitu lengkapnya catatan tentang nabi Muhammad SAW dalam barjanji sampai sampai seorang ahli sejarah modern Amerika Samuel Jacobson, seorang  raksasa sejarah menulis dalam bukunya “ the Venture of Islam “ dokumentasi nabi Muhammad SAW yang tersebar dikalangan ummat Islam sangat terperinci.
Salah satu kegiatan wajib di Pondok pesantren mamnba’ul ulum adalah pembacaan kitab al barzanji yang dijadikan sebagai kegiatan rutinan dengan jadwal sebagai berikut :
PELAKSANAAN KEGIATAN AL-BARZANJI
AL BARZANJI
HARI
TANGGAL
WAKTU
PELAKSANA
JUM'AT
14 Agustus 2015
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
11 September 2015
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
09 Oktober 2015
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
06 November 2015
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
04 Desember 2015
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
15 Januari 2016
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
12 Februari 2016
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
11 Maret 2016
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI
JUM'AT
08 April 2016
20.15 - 22.00
SANTRI PUTRI


Gayau Sakti, 14 Agustus 2015
Panitia Pelaksana                                Sekretaris


AHMAD SRIMAN                             M. MUIZZHUDDIN
4.             SIMTUDDUROR
Sejarah Simtudduror
Al-Habib Al-Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husin Al-Habsyi dilahirkan pada hari Juma’at 24 Syawal 1259 H di Qasam, sebuah kota di negeri Hadhramaut.
Beliau dibesarkan di bawah asuhan dan pengawasan kedua orang tuanya; ayahandanya, Al-Imam Al-Arif Billah Muhammad bin Husin bin Abdullah Al-Habsyi dan ibundanya; As-Syarifah Alawiyyah binti Husain bin Ahmad Al-Hadi Al-Jufri, yang pada masa itu terkenal sebagai seorang wanita yang solihah yang amat bijaksana.
Pada usia yang amat muda, Habib Ali Al-Habsyi telah mempelajari dan mengkhatamkan Al-Quran dan berhasil menguasai ilmu-ilmu zahir dan batin sebelum mencapai usia yang biasanya diperlukan untuk itu.
Oleh karenanya, sejak itu, beliau diizinkan oleh para guru dan pendidiknya untuk memberikan ceramah-ceramah dan pengajian-pengajian di hadapan khalayak ramai, sehingga dengan cepat sekali, dia menjadi pusat perhatian dan kekaguman serta memperoleh tempat terhormat di hati setiap orang. Kepadanya diserahkan tampuk kepimpinan tiap majlis ilmu, lembaga pendidikan serta pertemuan-pertemuan besar yang diadakan pada masa itu.
Selanjutnya, beliau melaksanakan tugas-tugas suci yang dipercayakan padanya dengan sebaik-baiknya. Menghidupkan ilmu pengetahuan agama yang sebelumnya banyak dilupakan. Mengumpulkan, mengarahkan dan mendidik para siswa agar menuntut ilmu, di samping membangkitkan semangat mereka dalam mengejar cita-cita yang tinggi dan mulia.
Untuk menampung mereka, dibangunnya Masjid “Riyadh” di kota Seiwun (Hadhramaut), pondok-pondok dan asrama-asrama yang diperlengkapi dengan berbagai sarana untuk memenuhi keperluan mereka, termasuk soal makan-minum, sehingga mereka dapat belajar dengan tenang dan tenteram, bebas dari segala pikiran yang mengganggu, khususnya yang bersangkutan dengan keperluan hidup sehari-hari.
Bimbingan dan asuhan beliau seperti ini telah memberinya hasil kepuasan yang tak terhingga dengan menyaksikan banyak sekali di antara murid-muridnya yang berhasil mencapai apa yang dicitakannya, kemudian meneruskan serta menyiarkan ilmu yang telah mereka peroleh, bukan sahaja di daerah Hadhramaut, tetapi tersebar luas di beberapa negeri lainnya - di Afrika dan Asia, termasuk di Indonesia.
Di tempat-tempat itu, mereka mendirikan pusat-pusat dakwah dan penyiaran agama, mereka sendiri menjadi perintis dan pejuang yang gigih, sehingga mendapat tempat terhormat dan disegani di kalangan masyarakat setempat. Pertemuan-pertemuan keagamaan diadakan pada berbagai kesempatan. Lembaga-lembaga pendidikan dan majlis-majlis ilmu didirikan di banyak tempat, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan dalam ruang lingkup yang luas sekali.
Beliau meninggal dunia di kota Seiwun, Hadhramaut, pada hari Ahad 20 Rabi’ul Akhir 1333 H dan meninggalkan beberapa orang putera yang telah memperoleh pendidikan sebaik-baiknya dari beliau sendiri, yang meneruskan cita-cita beliau dalam berdakwah dan menyiarkan agama.
Di antara putera-putera beliau yang dikenal di Indonesia ialah puteranya yang bongsu; Al-Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi, pendiri Masjid “Riyadh” di kota Solo (Surakarta). Dia dikenal sebagai peribadi yang amat luhur budi pekertinya, lemah-lembut, sopan-santun, serta ramah-tamah terhadap siapa pun terutama kaum yang lemah, fakir miskin, yatim piatu dan sebagainya. Rumah kediamannya selalu terbuka bagi para tamu dari berbagai golongan dan tidak pernah sepi dari pengajian dan pertemuan-pertemuan keagamaan. Beliau meninggal dunia di kota Palembang pada tanggal 20 Rabi’ul Awal 1373 H dan dimakamkan di kota Surakarta.
Banyak sekali ucapan Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang telah dicatat dan dibukukan, di samping tulisan-tulisannya yang berupa pesan-pesan ataupun surat-menyurat dengan para ulama di masa hidupnya, juga dengan keluarga dan sanak kerabat, kawan-kawan serta murid-murid beliau, yang semuanya itu merupakan perbendaharaan ilmu dan hikmah yang tiada habisnya.
Dan di antara karangan beliau yang sangat terkenal dan dibaca pada berbagai kesempatan di mana-mana, termasuk di kota-kota di Indonesia, ialah risalah kecil ini yang berisi kisah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan diberinya judul “Simtud Duror Fi Akhbar Maulid Khairil Basyar wa Ma Lahu min Akhlaq wa Aushaf wa Siyar” (Untaian Mutiara Kisah Kelahiran Manusia Utama; Akhlak, Sifat dan Riwayat Hidupnya).
JADWAL KEGIATAN SIMTUDUROR PP MANBA’UL ULUM
SIMTUDDUROR
HARI
TANGGAL
WAKTU
PELAKSANA
SABTU
08 Agustus 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
15 Agustus 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
22 Agustus 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
29 Agustus 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
05 September 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
12 September 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
19 September 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
26 September 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
03 Oktober 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
10 Oktober 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
17 Oktober 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
24 Oktober 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
31 Oktober 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
07 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
14 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
21 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
28 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
05 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
12 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
19 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
26 November 2015
20.30 - 23.00
SELURUH SANTRI
SABTU
09 Januari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
16 Januari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
23 Januari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
30 Januari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
06 Februari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
13 Februari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
20 Februari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
27 Februari 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
05 Maret 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
12 Maret 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
19 Maret 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
26 Maret 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
02 April 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
SABTU
09 April 2016
20.30 - 22.00
SELURUH SANTRI
1)            Pembukaan Tawasul Dan Penutup
2)            Si’ir Gusdur
3)            Ya Robbi Sholi
4)            Faya Auharroju + Assalamualaik
5)            Ya Rosullalah
6)            Allahumma Soliala Muhammad
7)            Ahlan Wasahlan
8)            Rotib 1, Rotib 2, Rotib 3
9)            Sholawat Bebas 1, Sholawat Bebas 2, Sholawat Bebas 3
10)        Rotib Ke 4 (Hal -24)
11)        Mahalul Qiyam Dan Di Lanjutkan Membaca Rotib
12)        Bernadhoman Sesuai Kitab Masing-Masing Dan Di Iringi Gendang Simtuduror (10 Nadhom)
13)        Membaca Rowi (Hal -53)
14)        Do’a

Gayau Sakti, 08 Agustus 2015
Panitia Pelaksana                                Sekretaris


AHMAD KHOIRI                            M. MUIZZHUDDIN


Sumber dana pelaksanaan
Simtudduror
Pemasukan
no
Jenis
Satuan
jumlah
total
1
Santri
 Rp           2.000
200
 Rp                      400.000
2
Osmadim
 Rp         30.000
20
 Rp                      600.000
3



 Rp                                  -




 Rp                   1.000.000
Pengeluaran
no
Jenis
Satuan
jumlah
total
1
piala Umum
 Rp         90.000
6
 Rp                      540.000
2
Piagam
 Rp         10.000
3
 Rp                        30.000
3
Snack
 Rp       100.000
1
 Rp                      100.000
4
Dekorasi
 Rp       200.000
1
 Rp                      200.000
5
lain-lain
 Rp       130.000
1
 Rp                      130.000



 Rp                                  -




 Rp                   1.000.000


Gayau Sakti, 08 agustus 2015
Bendahara


KHOLIFATUL MARDIYAH












5.             QIRO’ATUL QUR’AN
Pengertian Qira’at al-Qur’an
Secara etimologi, lafal qira’at ( قراءة ) merupakan bentuk masdar dari ( قرأ ) yang artinya bacaan. Sedangkan menurut terminologi, terdapat berbagai pendapat para ulama yang sehubungan dengan pengertian qira’at ini.
Menurut Al-Dimyathi sebagaimana dikutip oleh Dr. Abdul Hadi al-Fadli bahwasanya qira’at adalah: “Suatu ilmu untuk mengetahui cara pengucapan lafal-lafal al-Qur’an, baik yang disepakati maupun yang diikhtilapkan oleh para ahli qira’at, seperti hazf (membuang huruf), isbat (menetapkan huruf), washl (menyambung huruf), ibdal (menggantiukan huruf atau lafal tertentu) dan lain-lain yang didapat melalui indra pendengaran.”
Sedangkan menurut Imam Shihabuddin al-Qushthal, qira’at adalah “Suatu ilmu untuk mengetahui kesepakatan serta perbedaan para ahli qira’at, seperti yang menyangkut aspek kebahasaan, i’rab, isbat, fashl dan lain-lain yang diperoleh dengan cara periwayatan.”
Dari definisi-definisi di atas, tampak bahwa qira’at al-Qur’an berasal dari Nabi Muhammad SAW, melalui al-sima ( السماع ) dan an-naql ( النقل ). Berdasarkan uraian di atas pula dapat disimpulkan bahwa:
Ø   Yang dimaksud qira’at dalam bahasan ini, yaitu cara pengucapan lafal-lafal al-Qur’an sebagaimana di ucapkan Nabi atau sebagaimana di ucapkan para sahabat di hadapan Nabi lalu beliau mentaqrirkannya.
Ø   Qira’at al-Qur’an diperoleh berdasarkan periwayatan Nabi SAW, baik secara fi’liyah maupun taqririyah.
Ø   Qira’at al-Qur’an tersebut adakalanya memiliki satu versi qira’at dan adakalanya memiliki beberapa versi.
Selain itu ada beberapa ulama yang mengaitkan definisi qira’at dengan madzhab atau imam qira’at tertentu. Muhammad Ali ash-Shobuni misalnya, mengemukakan definisi sebagai berikut: “Qira’at merupakan suatu madzhab tertentu dalam cara pengucapan al-Qur’an, dianut oleh salah satu imam qira’at yang berbeda dengan madzhab lainnya, berdasarkan sanad-sanadnya yang bersambung sampai kepada Nabi SAW.”
JADWAL KEGIATAN
QIRO'AT
HARI
TANGGAL
WAKTU
PELAKSANA
SELASA
04 Agustus 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
11 Agustus 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
18 Agustus 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
08 September 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
15 September 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
22 September 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
12 Oktober 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
20 Oktober 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
27 Oktober 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
17 November 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
24 November 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
01 Desember 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
22 Desember 2015
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
05 Januari 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
12 Januari 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
02 Februari 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
09 Februari 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
16 Februari 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
08 Maret 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
15 Maret 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI
SELASA
22 Maret 2016
20.45 - 22.00
SELURUH SANTRI

Sumber dana untuk transpot pengajar adalah sebagai berikut :
PEMASUKAN
QIRO'AT
NO
JENIS MASUKAN
SATUAN
BANYAKNYA
JUMLAH
1
Santri
 Rp      4.000
220
 Rp      880.000
2
OSMADIM
Rp.       000
20
 Rp      120.000
TOTAL
 Rp  1.000.000




PENGELUARAN
QIRO'AT
NO
TANGGAL
JUMLAH
1
04 Agustus 2015
 Rp       50.000
2
11 Agustus 2015
 Rp       50.000
3
18 Agustus 2015
 Rp       50.000
4
08 September 2015
 Rp       50.000
5
15 September 2015
 Rp       50.000
6
22 September 2015
 Rp       50.000
7
12 Oktober 2015
 Rp       50.000
8
20 Oktober 2015
 Rp       50.000
9
27 Oktober 2015
 Rp       50.000
10
17 November 2015
 Rp       50.000
11
24 November 2015
 Rp       50.000
12
01 Desember 2015
 Rp       50.000
13
22 Desember 2015
 Rp       50.000
14
12 Januari 2016
 Rp       50.000
15
02 Februari 2016
 Rp       50.000
16
09 Februari 2016
 Rp       50.000
17
16 Februari 2016
 Rp       50.000
18
08 Maret 2016
 Rp       50.000
19
15 Maret 2016
 Rp       50.000
20
22 Maret 2016
 Rp       50.000
TOTAL
 Rp 1.000.000


Gayau Sakti, 04 Agustus 2015
Bendahara


KHOLIFATUL MARDIYAH







PENGAJIAN YASINAN
YASINAN
HARI
TANGGAL
WAKTU
PELAKSANA
JUM'AT
07 Agustus 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
14 Agustus 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
21 Agustus 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
28 Agustus 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
04 September 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
11 September 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 September 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
25 September 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
02 Oktober 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
09 Oktober 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
16 Oktober 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
23 Oktober 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
30 Oktober 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
06 November 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
13 November 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
20 November 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
27 November 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
04 Desember 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
11 Desember 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 Desember 2015
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
08 Januari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
15 Januari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
22 Januari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
29 Januari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
05 Februari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
12 Februari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
19 Februari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
26 Februari 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
04 Maret 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
11 Maret 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 Maret 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
25 Maret 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
01 April 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
08 April 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
15 April 2016
05.30 - 06.30
SELURUH SANTRI




PENGAJIAN KAHFI
KAHFI
HARI
TANGGAL
WAKTU
PELAKSANA
JUM'AT
07 Agustus 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
14 Agustus 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
21 Agustus 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
28 Agustus 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
04 September 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
11 September 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 September 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
25 September 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
02 Oktober 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
09 Oktober 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
16 Oktober 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
23 Oktober 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
30 Oktober 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
06 November 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
13 November 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
20 November 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
27 November 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
04 Desember 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
11 Desember 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 Desember 2015
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
08 Januari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
15 Januari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
22 Januari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
29 Januari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
05 Februari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
12 Februari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
19 Februari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
26 Februari 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
04 Maret 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
11 Maret 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
18 Maret 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
25 Maret 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
01 April 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
08 April 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI
JUM'AT
15 April 2016
13.00 - 13.30
SELURUH SANTRI